Analisis Kemampuan Pedagogis Guru melalui Evidence Based Practice (EBP) di Sekolah Minggu Buddha
Abstract
Sekolah Minggu Buddha (SMB) memainkan peran yang jauh lebih strategis dalam pembentukan karakter dan spiritualitas generasi muda Buddhis daripada yang selama ini diakui dalam diskursus pendidikan keagamaan nasional. Namun, praktik pedagogis yang berlangsung di dalamnya kerap bertumpu pada metode konvensional yang belum dievaluasi secara sistematis, sehingga menciptakan kesenjangan serius antara potensi kelembagaan dan realitas pembelajaran di kelas. Penelitian ini mengkaji bagaimana penerapan Evidence-Based Practice (EBP) dapat memperkuat kompetensi pedagogis guru agama Buddha di SMB, dengan menggunakan pendekatan library research melalui telaah sistematis terhadap literatur akademik peer-reviewed yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025. Analisis tematik yang diadaptasi dari kerangka Creswell dan Creswell (2023) diterapkan untuk menyintesis temuan dari enam sumber literatur utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterbatasan pedagogis guru SMB bersifat ekologis, bukan individual — yakni tidak tersedianya kerangka refleksi sistematis dan budaya evaluasi yang berkelanjutan. Yang lebih menarik, kajian ini menemukan resonansi epistemologis yang mendalam antara prinsip-prinsip EBP dan tradisi intelektual Buddhis: prinsip ehipassiko, pa?iccasamupp?da, serta nilai mett? dan sati tidak sekadar relevan secara filosofis, melainkan secara struktural selaras dengan tuntutan pembelajaran reflektif berbasis bukti. Implikasi teoritis penelitian ini terletak pada pergeseran cara pandang terhadap EBP — bukan sebagai imposisi metodologi asing, melainkan sebagai artikulasi kontemporer dari semangat epistemologis yang sudah lama tertanam dalam tradisi Buddhis itu sendiri. Pada tataran praktis, guru SMB dan lembaga pengelolanya disarankan untuk membangun ekosistem pengembangan profesional yang mendukung refleksi berbasis data secara kolaboratif dan berkelanjutan.
Kata Kunci: Evidence-Based Practice, kemampuan pedagogis, Sekolah Minggu Buddha, library research.
Keywords
Full Text:
PDF 36-53References
Andanti, M. (2024). Penerapan pembelajaran agama Buddha berbasis kearifan dan budaya lokal di Sekolah Minggu Buddha (SMB) Adhicitta Suruh, Tengaran, dan Susukan. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 14(1), 15–25. https://doi.org/10.24246/j.js.2024.v14.i01.p15-25
Ashcraft, J., & Calvert, I. (2023). Teaching, learning and the Buddha: Educative principles from the Nid?na-Kath?. Religions, 14(9), Artikel 1093. https://doi.org/10.3390/rel14091093
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
Depdiknas. (2004). Standar kompetensi guru. Departemen Pendidikan Nasional.
George, D. (2021). Library research methods in education. Routledge.
Hariyanto. (2025). Buddhist epistemology and critical thinking: Ethical, cognitive, and pedagogical insights. Human Arenas. Springer Nature. https://doi.org/10.1007/s42087-025-00508-8
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2023). Kemenag sosialisasikan kurikulum Sekolah Minggu Buddha. Kementerian Agama RI.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Buku panduan guru pendidikan agama Buddha dan budi pekerti untuk SMA/SMK kelas X. Kemendikbudristek.
Kumara, I. K. S., Ariyanto, & Priyono, E. (2026). Pengaruh metode storytelling cerita J?taka terhadap pemahaman anak tentang Brahmavih?ra dalam program Sekolah Minggu Buddhis di SMB Vijja Khetta Singaraja. Jurnal Publikasi Pendidikan, 16(1), 512-520.
Kusuma, R. (2022). Tantangan pedagogis guru agama Buddha di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(1), 77–89.
Lestari, V., Suranto, & Waluyo. (2026). Strategi pembelajaran guru pendidikan agama Buddha sekolah dasar pada siswa yang memiliki kesulitan belajar. Jurnal Nyanadassana: Jurnal Penelitian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan, 4(1), 73–84.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Patra, T. K., & Banerjee, M. (2021). Relevance of Buddhist thought in modern classrooms. Journal of Education Studies, 15(3), 211–225.
Prasetya, Kundana, & Dharmatanna. (2021). Dinamika pembelajaran agama Buddha di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Keagamaan, 9(1), 33–47.
Priansa, D. J. (2014). Kompetensi pedagogik guru. Alfabeta.
Setyawati, A., Harun, H., & Herliani, Y. K. (2021). Peningkatan pengetahuan perawat dan bidan tentang evidence-based practice melalui pelatihan penerapan evidence-based practice. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, 6(1), 53–56.
Slavin, R. E. (2020). Educational psychology: Theory and practice (12th ed.). Pearson.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif (3rd ed.). Alfabeta.
Susilawati, E., Latifah, & Lestari, P. (2025). Meningkatkan keaktifan siswa melalui penerapan problem based learning di Sekolah Minggu Buddha (SMB) Saraniyadhamma Vihara Giri Metta Bhavana Arama Lombok Utara. Jurnal Nyanadassana: Jurnal Penelitian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan, 4(1), 1–11.
DOI: https://doi.org/10.69835/vjp.v12i2.845
Refbacks
- There are currently no refbacks.





