Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Membentuk Karakter Siswa di Sekolah Menengah Pertama Perguruan Buddhi

nandaria nandaria, Muawanah Muawanah, Tri Amiro

Abstract


Guru BK tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk pola pikir dan etika siswa. oleh sebab itu keberadaan guru BK sangat diperlukan untuk membentuk dan mengatasi masalah karakter siswa.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru bimbingan dan konseling dalam membentuk karakter siswa di Sekolah Menengah Pertama Perguruan Buddhi. Desain penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru BK, guru PAB dan BP, dan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Keabsahan data dilakukan  melalui kredibilitas, transferbilitas, dependabilitas dan konfirmabilitas. Analisis data menggunakan model dari Miles, Huberman dan Saldana (2014). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru BK memiliki peran penting dalam pembentukan karakter pada siswa di SMP Perguruan Buddhi. Pembentukan karakter didukung dengan adanya program yang dijadikan kebijakan yang tentunya harus dilaksanakan dengan baik oleh guru BK maupun pendidik yang ada di SMP Perguruan Buddhi. Program yang dimaksudkan adalah program bulanan, program triwulan dan program tahunan. Dalam menjalankan program tersebut guru BK melakukan langkah-langkah seperti 1) penekanan karakter seperti disiplin, sopan santun, religius dan toleransi, 2)  interaksi, 3) Monitoring, 4) penanganan, 5) apresiasi, 6) pemberian contoh nyata, 7) layanan bimbingan konseling individu dan kelompok, dan 8) kolaborasi. Selain itu guru BK juga menghadapi beberapa hambatan dalam proses pembentukan karakter siswa yakni pembagian waktu dan faktor eksternal.

 

Guidance and Counseling teachers not only provide knowledge, but also shape students' mindsets and ethics. Therefore, the existence of guidance and counseling teachers is very much needed to shape and overcome student character problems. This study aims to describe the role of guidance and counseling teachers in shaping student character at the Buddhi Junior High School. The design of this study uses a qualitative research type with a phenomenological method. The subjects in this study were the principal, guidance and counseling teachers, Buddhist Religious and Ethics Teacher, and students. Data collection was carried out through observation, interviews and documentation studies. Data validity was carried out through credibility, transferability, dependability and confirmability. Data analysis used a model from Miles, Huberman and Saldana (2014). The results of this study indicate Guidance and Counseling teachers have an important role in character building in students at SMP Perguruan Buddhi. Character building is supported by the existence of a program that is used as a policy that must of course be implemented properly by Guidance and Counseling teachers and educators at SMP Perguruan Buddhi. The programs in question are monthly programs, quarterly programs and annual programs. In running the program, Guidance and Counseling teachers take steps such as 1) emphasizing character such as discipline, politeness, religiousness and tolerance, 2) interaction, 3) Monitoring, 4) handling, 5) appreciation, 6) providing real examples, 7) individual and group guidance and counseling services, and 8) collaboration. In addition, Guidance and Counseling teachers also face several obstacles in the process of forming student character, namely time division and external factors.


Keywords


Guidance and Counseling teachers, Guidance and Counseling, Character Kata Kunci: Guru BK, Bimbingan dan Konseling, Karakter

Full Text:

PDF 49-64

References


Agustin, Nella. Dkk. (2021). Peran Guru dalam Membentuk Karakter Siswa. Yogyakarta: UAD Press.

Adziima, M. F. (2022). Psikologi Humanistik Abraham Maslow. Jurnal Tana Mana, 2(2), 86–93. https://doi.org/10.33648/jtm.v2i2.171

Asbui, H. M. Risnita; Jailani, S. M. (2024). Teknik Pemeriksaan Data dalam Riset Ilmiah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Diambil dari https://ejournal.uncm.ac.id/index.php/gm/article/view/ 1148

Ottu, A. H. E. & Triposa, R. (2021). Peran Guru Bimbingan Konseling (BK) dalam Membentuk Karakter Siswa Kristen. Diambil dari https://jurnalsttn.ac.id/ index.php/SJT/article/view/21

Hamid, Abdulloh. (2013). Penanaman Nilai-Nilai Karakter Siswa Kajen Margoyoso Pati Jawa Tengan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Vokasi 3:138–52. Diambil dari https://journal.uny.ac.id/index.php/jpv/article/view/1592

Hamruni. Dkk. (2021). Teori Belajar Behaviorisme dalam Perspektif Pemikiran Tokoh-tokohnya. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Hartati, S. N. Dkk. (2017). Mengenal Bimbingan dan Konseling dalam Institusi Pendidikan. Malang: Media Nisa Creative.

Insani, F. D. (2019). Teori Belajar Humanistik Abraham Maslow dan Carl Rogers Serta Implikasinya dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan, 8(2), 209–230. https://doi. org/10.51226/assalam.v8i2.140

Maladerita. Dkk. (2021). Peran Guru Dalam Menerapkan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan 3(6):4771–76. https://doi:10.31004/ edukatif.v3i6.1507.

Miles, Huberman &Saldaña. (2014). Qualitative data analysis: a methods sourcebook. In Sustainability (Switzerland) (3rd ed.).

Nida, K. & U. (2023). Peranan Bimbingan dan Konseling Dalam Pembentukan Karakteristik Siswa. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 5. https:// doi.org/10.31004/jpdk.v5i3.14421

Nasir, A., Nurjana, Shah, K., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Pendekatan Fenomenologi Dalam Penelitian Kualitatif 1. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3(5). https://j-innovative.org/index.php/ Innovative %0APendekatan

Natamia, D. H., Unzurna, F., & Fauziati, E. (2022). Perspektif Behaviorisme Terhadap Pembentukan Karakter Siswa Melalui Kegiatan Pramuka Di Sd Negeri 1 Simo Boyolali. Jurnal Pendidikan Karakter.

Oktaviani, S. N., & Syawaluddin, S. (2023). Peran Guru Bimbingan Konseling Dalam Menguatkan Karakter Siswa. Educativo: Jurnal Pendidikan, 2(1), 115–119. https://doi.org/ 10.56248/educativo.v2i1.120

Purnomo, Dwi. (2020). Pembentukan Karakter Siswa Beragama Buddha di Sekolah Markus Tangerang. 15–24.

Raharjo. Dkk. (2023). Pendidikan Karakter (Membangun Generasi Unggul Berintegritas). Kota Jambi. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Ramopoly, H. I. Dkk. (2023). Pendidikan Karakter (Penerapan Pendidikan Ramah Anak di Lingkungan Sekolah). Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Suparlan. (2019). Teori Konstruktivisme dalam Belajar. Keislaman Dan Ilmu Pendidikan, 1(2), 79–88. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/islamika

Ulfah & Arifudin, O. (2021). Pengaruh Aspek Kognitif, Afektif, Dan Psikomotor Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik. Jurnal Al-Amar (JAA)

Ulya, Z. (2024). Penerapan Teori Konstruktivisme Menurut Jean Piaget dan Teori Neuroscience dalam Pendidikan. Al-Mudarris: Journal of Education, 7(1), 12–23. https://doi.org/ 10.324 78/vg1nnv56

Ummah, M. S. (2019). Teori Belajar Humanistik. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14.




DOI: https://doi.org/10.69835/sati.v16i2.757

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEX BY:

View My Stats

Jurnal Ilmiah Kampus: Sati Sampajanna is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.