Dinamika Pergeseran Praktik Pemberian Catupaccaya dalam Perayaan Kathina di Prasadha Jinarakkhita Jakarta
Abstract
Perayaan Kathina merupakan tradisi penting umat Buddha, terutama melalui pemberian catupaccaya (empat kebutuhan pokok: jubah, makanan, tempat tinggal, dan obat-obatan) sebagai dukungan umat awam terhadap sangha. Perkembangan zaman dan teknologi mengubah praktik ini, dari pemberian barang secara langsung menjadi d?na berupa uang tunai maupun donasi digital. Penelitian ini menganalisis pergeseran praktik pemberian catupaccaya dalam perayaan Kathina di Prasadha Jinarakkhita Jakarta, mencakup bentuk perubahan, faktor penyebab, dan implikasinya terhadap makna spiritual dana. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap anggota sangha, panitia, tokoh agama, serta umat yang berpartisipasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pergeseran dari pemberian barang fisik menuju dana uang tunai dan digital, yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, gaya hidup masyarakat perkotaan, dan efisiensi pengelolaan dana. Meski bentuknya berubah, makna spiritual d?na tetap terjaga sebagai wujud kedermawanan, pelepasan keterikatan, dan dukungan umat terhadap keberlangsungan Buddha Dhamma.
Keywords
Full Text:
PDF 1-9References
Aggacitta, B. (2001). Kathina Then and Now. Sasanarakkhita Buddhist Sanctuary.
Agustin, D., Kosasih, A., Linardy, Y., Enrico, A., & Gautama, S. A. (2023). Pandangan Masyarakat Buddha Terhadap Wawasan Buddhayana Dalam Konteks Komunikasi Sosial. Kajian & Reviu Jinarakkhita: Jurnal Gerakan Semangat Buddhayana (JGSB), 1(1), 24-30. stiab-jinarakkhita.ac.id
Analayo, B. (2016). D?na: The practice of giving in early Buddhism. Insight Journal, Spring 2016. https://www.buddhistinquiry.org
Bhikkhu Bodhi. (2008). In the Buddha’s Words: An Anthology of Discourses from the Pali Canon. Wisdom Publications.
Bhikkhu Uttamo. (2011). Makna Perayaan Kathina. Samaggi Phala.
Bhikkhu Uttamo. (2012). Kathina untuk melatih cinta kasih. Samaggi Phala.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Damsar. (2011). Pengantar Sosiologi: Mikro dan Makro. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Denzin, N. K. (1978). The research act: A theoretical introduction to sociological methods (2nd ed.). McGraw-Hill.
Etikan, I., Musa, S. A., & Alkassim, R. S. (2016). Comparison of convenience sampling and purposive sampling. American Journal of Theoretical and Applied Statistics, 5(1), 1–4.
https://doi.org/10.11648/j.ajtas.20160501.11
Gethin, R. (2002). The Foundations of Buddhism. Oxford University Press.
Gombrich, R. F. (2006). Therav?da Buddhism: A Social History from Ancient Benares to Modern Colombo. Routledge.
Gunaratana, H. (2011). Jalan menuju pembebasan: Panduan praktis Buddhisme. Ehipassiko Foundation.
Harvey, P. (2013). An Introduction to Buddhism: Teachings, history and practices (2nd ed). Cambridge University Press.
Hogg, M. A., & Vaughan, G. M. (2010). Psikologi Sosial (Ed. 5, Terj. Veven Sp. Wardhani). Erlangga.
Jones, C. B. (2019). Buddhism in the modern world: Adaptations and transformations. New York: Routledge.
Keown, D. (2005). Buddhisme: Sebuah pengantar yang sangat singkat (terj.). Marjin Kiri. (Asli: Buddhism: A Very Short Introduction)
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Lestari, S. (2023). Buddhisme dan budaya lokal. Jurnal Ilmiah Kampus: Sati Sampajanna. stabn-sriwijaya.ac.id
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.
Liydia, L., & Sugeng, S. (2024). Ekplorasi Konseptual dan Praktik Pemberian Murni dalam Agama Buddha Sebuah Studi Interpretatif Berdasarkan Ajaran Sutta Pitaka. Jurnal
Pelita Dharma, 10(2). https://www.journal.stabn-sriwijaya.ac.id
Ma’mun. (2007). Upacara Kathina Dalam Agama Buddha (Studi kasus pada Vihara Buddha Metta Arama Menteng Jakarta). Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Mardi, M., & Lestari, D. P. (2023). Upaya meningkatkan pemahaman makna hari raya agama Buddha melalui lagu buddhi di SMB Vihara Samaggi Viriya. Jurnal Pendidikan Buddha dan Isu Sosial Kontemporer (JPBISK), 5(2), 80-87. stab-bodhidharma.ac.id
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode-metode baru (Terj. Tjetjep Rohendi Rohidi). Jakarta: UI Press.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Nadia, N., Andriyaningsih, A., Sumarwan, E., & Sutiyono, S. (2023). Buddhayana: Tradisi Agama Buddha Yang Membawa Kesatuan Dalam Kebhinekaan Indonesia. Kajian & Reviu Jinarakkhita: Jurnal Gerakan Semangat Buddhayana (JGSB), 1(1), 10-16. stiab-jinarakkhita.ac.id
Narada Thera. (2005). Buddhisme: Agama, filsafat & cara Hidup (terj.). Pustaka Maitri. Nurhaliza, E. (2025) Praktik filantropi dalam upacara kathina di Vihara Metta Palmerah.
repository.uinjkt.ac.id. uinjkt.ac.id
Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods (4th ed.). Sage Publications. Rahula, W. (2003). Apa yang diajarkan Buddha (Bhikkhu Uttamo, Terj.). Yayasan
Dhammadipa Arama. (Asli: What the Buddha Taught)
Rahula, W. (2018). Apa yang Diajarkan Buddha? (What the Buddha Taught) (terj. Y. Sugeng). Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.
Renaldi, D., Sembiring, D. B., Wartini, S., Pratama, A. S., & Susanto, S. (2023). Nilai Pluralisme Buddhayana Di Indonesia: Merajut harmoni dalam keanekaragaman masyarakat Buddha. Kajian & Reviu Jinarakkhita: Jurnal Gerakan Semangat Buddhayana (JGSB), 1(1), 17-23. stiab-jinarakkhita.ac.id
Riski Mayang Sari, (2022). Makna Upacara Kathina bagi Masyarakat Buddha (Studi kasus di Vihara Buddha Gaya Desa Pejambon). Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, 2022), radenintan.ac.id
Ritzer, G., & Goodman, D. J. (2011). Pengantar teori-teori sosial. Yogyakarta: Kreasi Wacana.
Sarma, R. (2022). Ecological Concern in the Ther?v?da Buddhist Robe. Bodhi Path, 23(2), 110- 114.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukarti, S. (2022). Pendidikan multikultural pada anak dalam keluarga Buddhis. Gulawentah: Jurnal Studi Sosial. unipma.ac.id
Sutiyono, S., Kasrah, R., Kundana, D., & Seneru, W. (2024). Menyelami wawasan Buddhayana dalam kehidupan masyarakat modern: Transformasi dan tantangan. Kajian & Reviu Jinarakkhita: Jurnal Gerakan Semangat Buddhayana (JGSB), 2(1), 28-36. stiab-jinarakkhita.ac.id
Thanissaro Bhikkhu. (2013). The Buddhist Monastic Code I: The Patimokkha Training Rules Translated and Explained. Metta Forest Monastery.
Turner, V. (1969). The ritual process: Structure and anti-structure. Aldine Publishing.
Yadnyawati, I. A. G. (2024). Pendidikan Keagamaan Buddha sebagai Wujud Pendidikan Keluarga pada Umat Buddha Vihara Asoka Arama, Denpasar, Bali. Abdi Dharma.
ubd.ac.id
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Komunikasi, Seni, dan Budaya: Samma Vaca




