Pengaruh Literasi Digital terhadap Kinerja Pegawai Manajemen pada Rumah Sakit Ibu dan Anak: Studi Kasus RSIA Fadhila Batusangkar

Nindi Riyan Gustin

Abstract


Era transformasi digital dalam sektor kesehatan menuntut pegawai manajemen rumah sakit memiliki literasi digital yang memadai untuk mengoptimalkan kinerja. RSIA Fadhila Batusangkar sebagai rumah sakit khusus ibu dan anak yang belum mengimplementasikan SIMRS menghadapi tantangan dalam adopsi teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital terhadap kinerja pegawai manajemen di RSIA Fadhila Batusangkar. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional menggunakan total sampling terhadap 22 pegawai manajemen. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner literasi digital yang diadaptasi dari Digital Literacy Framework dan instrumen kinerja pegawai berdasarkan teori Mangkunegara. Analisis data menggunakan korelasi Pearson dan regresi linear sederhana. Tingkat literasi digital pegawai manajemen berada pada kategori sedang (mean=3,42; SD=0,58) dengan dimensi kompetensi teknis digital tertinggi (3,67) dan keamanan digital terendah (3,18). Tingkat kinerja pegawai berada pada kategori baik (mean=3,78; SD=0,51) dengan dimensi kualitas kerja tertinggi (3,95) dan inovasi terendah (3,64). Hasil analisis menunjukkan korelasi positif dan signifikan antara literasi digital dengan kinerja pegawai (r=0,672; p=0,001). Literasi digital berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan kontribusi 45,1% (R²=0,451; F=16,421; p=0,001). Literasi digital berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai manajemen RSIA Fadhila. Pengembangan program pelatihan literasi digital, khususnya aspek keamanan digital dan inovasi, diperlukan sebagai persiapan implementasi SIMRS di masa mendatang.


Keywords


literasi; digital; kinerja; pegawai; manajemen

Full Text:

PDF 1-9

References


Bonifasius Pudjianto. (2023). Pernyataan tentang pentingnya literasi digital tenaga kesehatan. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Retrieved from https://www.kominfo.go.id

Fauziah, N. (2023). Pengaruh Literasi Digital terhadap Produktivitas Kerja Karyawan di Era Digitalisasi. Jurnal Administrasi dan Inovasi Digital, 11(2), 87–99.

Handayani, P. W., Wibowo, A., & Laksmi, T. (2024). Literasi Digital dan Pengaruhnya terhadap Kinerja ASN pada Era Transformasi Digital. Jurnal Manajemen dan Teknologi Informasi, 15(1), 42–55.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Laporan Transformasi Digital Rumah Sakit Tahun 2022. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK UGM. Retrieved from https://www.kemkes.go.id

Kominfo. (2023). Digital Talent Outlook 2023: Literasi Digital untuk Layanan Publik. Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Kominfo. (2024). Indeks Kesiapan Digital Tenaga Kesehatan di Fasilitas Layanan Dasar. Jakarta: Direktorat Pemberdayaan Informatika, Kominfo.

PKMK FK UGM. (2022). Tingkat Adopsi Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit Indonesia. Yogyakarta: Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan UGM. Retrieved from https://puskesmas.kemkes.go.id

ResearchGate. (2025). Hambatan Transformasi Digital di Rumah Sakit Indonesia: Studi Meta-Analitik. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/377921045

Sehat Negeriku. (2022). Indonesia Menjadi Pengguna Aplikasi Kesehatan Terbesar Ketiga Dunia. Kementerian Kesehatan RI. Retrieved from https://sehatnegeriku.kemkes.go.id

Supartono, A. (2023). Pernyataan Resmi Ketua Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia tentang Literasi Digital dan Mutu Pelayanan Kesehatan. Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia. Retrieved from https://ktki.kemkes.go.id

Waluyo, B., & Mulya, N. P. (2024). Hubungan antara Literasi Digital dan Kinerja Pegawai dalam Era Transformasi Birokrasi di Kesbangpol Kabupaten Solok Selatan. Nagasena: Jurnal Ilmu Komunikasi Buddha, 1(2).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.