Analisis Konten Hoaks pada Akun Instagram Folkative: Kajian Framing

Adi Nugroho, Julian Veron, Zaenudin Ahmad

Abstract


Tujuan artikel ini untuk mendeskripsikan bagaimana hoaks dikemas dan disebarkan pada akun instagram folkative sebagai sumber informasi yang populer di media sosial yakni instagram, analisis yang dilakukan menggunakan fokus kajian framing. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis konten, konten yang dianalisis adalah konten-konten yang teridentifikasi hoaks pada akun instagram @folkative dalam periode tertentu. Data yang dipakai mencangkup berupa gambar dan teks, hasil dari penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi pembaca dalam memahami fenomena hoaks di platform media sosial, khususnya instagram, sehingga pembaca dapat lebih berhati hati dalam mengkonsumsi informasi yang tersebar di media sosial, selain itu diharapkan para pembaca lebih meningkatkan kemampuan literasi dalam mengkonsumsi informasi untuk mencegah dari penyebaran informasi-informasi hoaks yang beredar media sosial.


Keywords


hoaks; instagram; @folkative; framing; media sosial

Full Text:

PDF 34-41

References


Amanda, A. L. Teori Framing: Pengaruh Media Baru Terhadap Perubahan Sosial, Politik, Ekonomi, A Framing Theory.

Asfar, I. T., & Taufan, I. (2019). Analisis naratif, analisis konten, dan analisis semiotik (Penelitian kualitatif). January, 1-13.

Azzahra, M. J., & Masitoh, S. (2025). Homeless Media Sebagai Sarana Informasi di Instagram: Preferensi Generasi Z Dalam Pemilihannya. Jurnal Ilmu Komunikasi, 15(1), 44-56

Boediman, E. P. (2022). Media Sosial sebagai Media Baru dalam Perspektif Praktisi Public Relations pada Era Generasi Milenial. Avant Garde, 10(02), 217-232.

Batoebara, M. U., Suyani, E., & Nuraflah, C. A. (2020). Literasi Media Dalam Menaggulangi Berita hoaks (Studi Pada Siswa SMKN 5 Medan). Warta Dharmawangsa, 14(1).

ERA.ID. (2022). Akun Folkative Dikritik Gara-Gara Unggahan Misleading, Netizen: Mending Rekrut Jurnalis Beneran!

https://era.id/nasional/113295/akun-folkative-dikritik-gara-gara-unggahan-misleading-netizen-mending-rekrut-jurnalis-beneran (diakses 27 Mei 2025 pukul 17:12)

Folkative. (2025) Pemerintah batasi fitur gratis ongkir e-commerce menjadi 3 hari dalam sebulan. https://www.instagram.com/p/DJvjPwOu2O5/?igsh=b2N6Y2lkM3V0Yzd4 (diakses 1 juni 2025 pukul 20:04)

Hidayatullah, B. S., & Winduwati, S. (2023). Selektivitas Gen Z dalam memilih media informasi di Instagram (Studi kasus mahasiswa di Jakarta). Prologia, 7(2), 398- 406.

Hidayat, R., & Prasetyo, F. H. (2023). ANALISIS framing Robert Entman Pada Berita Larangan Mudik 2021 di Media Detik.com dan Kompas.com. Journal Communication Lens, 2[2], 1-1.

Septanto, Henri. 2018. Pengaruh HOAX dan Ujaran Kebencian Sebuah Cyber Crime Dengan Teknologi Sederhana di Kehidupan Sosial Masyarakat. Kulbiscientia. Jurnal Sains dan Teknologi. Volume 5 nomor 2, Agustus 2018.

Komdigi.go.id. (2025). Gratis Ongkir Tetap Aman, Pemerintah Hanya Atur Perang Harga Agar Persaingan Sehat. https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/gratis-ongkir-tetap-a man-pemerintah-hanya-atur-perang-harga-agar-persaingan-sehat (diakses 1 Juni 2025 pukul 23:31)

Sikumbang, K., Ramadhina, W., Yani, E. R., Arika, D., Hayati, N., Hasibuan, N. A., & Permana, B. G. (2024). Peranan Media Sosial Instagram terhadap Interaksi Sosial dan Etika pada Generasi Z. Journal on Education, 6(2), 11029-11037.

Takdir, M., Hatta, S., Ariyadi, D., & Lutfi, M. (2017). Digital Divide Against Development E Government In The District Sinjai. Jurnal Office, 7(2), 183-190.

Tochigi Prefectural Government. (2020). ? ? ? ? ? ? [Iju Shien Jigyo]. https://www.pref.tochigi.lg.jp/a03/iju_shien_jigyou.html (diakses 1 Juni 2025 pukul 09:23)

Utami, N. F., & Yuliati, N. (2022, July). Pemanfaatan Media Sosial Instagram sebagai Media Informasi. In Bandung Conference Series: Public Relations (Vol. 2, No. 2, pp. 311-317).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.